• Sen. Mei 4th, 2026

MASSA DESAK PEMBEBASAN DUA WARGA YANG DITANGKAP SAAT RAZIA PETI DI ENTIKONG

Bynetnewstv.com

Mei 4, 2026

NNTV.COM – Sanggau, Kalimantan Barat – Ratusan massa menggelar aksi demonstrasi di halaman Mapolres Sanggau, Senin (4/5/2026). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas sekaligus tuntutan pembebasan terhadap dua warga, Anto dan Alex, yang sebelumnya diamankan aparat kepolisian saat razia aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Entikong beberapa hari lalu.Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk berisi tuntutan pembebasan kedua warga.

Mereka menilai Anto dan Alex bukan pelaku kejahatan, melainkan bagian dari masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas tambang tradisional.Koordinator aksi dalam orasinya menegaskan agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih. Ia juga mendesak aparat untuk mengusut pihak-pihak yang diduga memiliki peran lebih besar di balik aktivitas PETI.“Kami meminta keadilan.

Jangan hanya masyarakat kecil yang ditindak, sementara pihak lain yang diduga menjadi aktor utama justru tidak tersentuh hukum,” tegasnya.Aksi tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sanggau, Hendrikus Hengki, S.T, serta anggota DPRD, Yeremias Marselinus yg biasa disapa dengan bang. Kocan, yang hadir di tengah massa untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Kehadiran para wakil rakyat ini diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum.Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Massa juga mendesak agar proses hukum terhadap Anto dan Alex ditinjau kembali serta meminta adanya pendampingan hukum yang layak.Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, pergerakan massa menuju Mapolres Sanggau dilakukan secara bertahap menggunakan berbagai jenis kendaraan.

Jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai ±258 orang.Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.Secara umum, aksi berlangsung tertib meski diwarnai orasi yang cukup emosional. Massa kemudian membubarkan diri dengan pengawalan aparat setelah menyampaikan aspirasi mereka.

Pewarta: Aris

editor : Jali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan?