PONTIANAK — Tim investigasi Jurnalis Media Indonesia menyoroti dugaan kejanggalan distribusi LPG di sebuah pangkalan di Jalan Padat Karya, Kompleks Samboja Indah, Kecamatan Pontianak Timur.Hasil pemantauan tim menemukan mobil pikap yang diduga membawa LPG 3 kilogram bersubsidi masuk ke kawasan tersebut dengan muatan ditutup terpal.Namun,
saat kendaraan yang sama kembali keluar, tabung LPG 3 kilogram yang sebelumnya terlihat dibawa masuk tidak lagi terlihat.Pemantauan berlanjut. Tim kembali menemukan kendaraan dengan nomor polisi yang sama keluar dari kawasan tersebut dengan muatan yang ditutup terpal. Saat ditelusuri, muatan tersebut diduga berupa LPG non-subsidi ukuran 5 kilogram.Pertanyaannya: ke mana LPG 3 kilogram bersubsidi yang sebelumnya masuk? Dan dari mana LPG 5 kilogram tersebut berasal?Tim kemudian melakukan konfirmasi kepada pengemudi/kernet terkait muatan dan DO LPG 5 kilogram.
Dalam keterangannya, pengemudi menyebut pemiliknya berinisial J…A.Tak lama kemudian, seorang pria yang mengaku sebagai perwakilan J…A menemui tim dan mengajak bertemu di sebuah kafe. Pria tersebut juga mengaku sebagai anggota TNI berinisial D..i.Pertemuan tersebut dinilai tim sebagai bentuk tekanan terhadap proses konfirmasi jurnalistik.Tim Jurnalis Media Indonesia menegaskan, pertanyaan mengenai distribusi LPG bersubsidi adalah kepentingan publik dan wajib mendapat penjelasan yang terang.LPG 3 Kg masuk dengan terpal, keluar diduga sudah tidak ada. LPG 5 Kg kemudian muncul.
Lalu, sebenarnya apa yang terjadi?Tim masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak pangkalan, distributor, pemilik usaha, maupun pihak yang disebut dalam penelusuran ini.Seluruh informasi di atas merupakan hasil pemantauan awal dan masih membutuhkan klarifikasi serta pemeriksaan pihak berwenang
Tim Jurnalis Media Indonesia
