Meliau, Sanggau – Warga Dusun Suak Mansi, Desa Melawi Makmur, RT 01 RW 01, Kecamatan Meliau, mengeluhkan kondisi sungai yang kini semakin keruh akibat maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.
Sungai yang dulunya memiliki air jernih dan menjadi sumber kebutuhan masyarakat sehari-hari, kini berubah warna menjadi keruh dan tercemar. Kondisi ini diduga kuat disebabkan oleh aktivitas pertambangan tanpa izin yang berlangsung di sekitar aliran sungai.
Masyarakat merasa sangat resah karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kebutuhan warga yang selama ini bergantung pada sumber air tersebut. Selain menurunkan kualitas air, aktivitas tambang ilegal juga berpotensi menyebabkan kerusakan ekosistem sungai dan mengancam keberlangsungan kehidupan masyarakat sekitar.
Warga Dusun Suak Mansi berharap pihak terkait segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas tambang ilegal yang masih berlangsung. Penegakan hukum dan pengawasan yang lebih ketat dinilai sangat diperlukan agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas dan sumber air bersih masyarakat dapat kembali terjaga.
“Kami hanya ingin sungai yang dulu bersih dan jernih bisa kembali seperti semula. Saat ini air sudah keruh dan kondisi ini sangat meresahkan masyarakat,” ungkap salah seorang warga setempat.
Masyarakat berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menindak aktivitas tambang ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat.
Editor Redaksi
