
NNTV.COM – SANGGAU, KALBAR – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kota Sanggau, Sabtu sore (4/4/2026), kembali memperlihatkan buruknya sistem drainase di daerah tersebut. Ruas Jalan Jenderal A. Yani, tepatnya di kawasan Aronk Balopa, kembali tergenang air hingga mengganggu arus lalu lintas.
Genangan yang menutup sebagian badan jalan memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan. Bahkan, antrean kendaraan tak terhindarkan karena pengguna jalan harus bergantian melintasi titik genangan demi menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
Pantauan di lapangan menunjukkan air tidak mampu mengalir dengan baik ke saluran drainase. Minimnya inlet atau lubang masuk air diduga menjadi penyebab utama, ditambah kapasitas drainase yang tidak memadai untuk menampung debit air saat hujan turun.
Kondisi ini bukanlah kejadian baru. Warga menyebut genangan di lokasi tersebut sudah menjadi “langganan” setiap kali hujan turun, menandakan tidak adanya penanganan serius dari pemerintah daerah.
“Ini sudah sering terjadi. Setiap hujan pasti banjir di sini. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan yang nyata,” keluh salah satu warga.
Situasi ini memunculkan sorotan tajam terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dan kurang responsif dalam menangani persoalan infrastruktur dasar.
Jika terus dibiarkan, genangan air tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta merusak kendaraan.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk tidak sekadar melakukan penanganan sementara, melainkan segera mengambil langkah konkret seperti penambahan inlet drainase, peningkatan kapasitas saluran, serta normalisasi secara menyeluruh.
Ketiadaan solusi hingga kini menimbulkan pertanyaan serius: apakah persoalan ini luput dari perhatian, atau memang dibiarkan berlarut tanpa prioritas penanganan?
Redaksi
