• Kam. Feb 5th, 2026

JMI Kalbar Tegaskan Siap Bongkar Mafia Migas: Johandi Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Bynetnewstv.com

Okt 16, 2025

Kubu Raya, NetNewsTV.com-Aksi para sopir truk di Bundaran Alianyang, Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (16/10/2025), menarik perhatian publik. Di bawah terik matahari, para sopir berorasi lantang menuntut keadilan atas dugaan permainan BBM bersubsidi yang disebut-sebut sudah terjadi sejak lama.

Para sopir menilai distribusi BBM bersubsidi tidak lagi berpihak kepada masyarakat kecil. Kelangkaan solar di SPBU membuat banyak dari mereka kehilangan penghasilan harian. “Kami sering antre berjam-jam, tapi tetap tidak kebagian. Ada yang bisa isi cepat, kami tidak tahu lewat jalur mana,” ujar seorang sopir di lokasi aksi.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Jurnalis Media Indonesia (JMI) Kalimantan Barat, Johandi, menyampaikan pernyataan tegas. Ia menilai persoalan distribusi BBM bersubsidi di Kalbar sudah kronis dan kini saatnya dibuka secara terang-benderang agar publik mengetahui siapa yang bermain di baliknya.

“Permainan BBM bersubsidi harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Ini bukan sekadar kelangkaan solar, tapi masalah moral dan keadilan sosial. Pemerintah jangan diam, aparat jangan tutup mata,” tegas Johandi kepada NetNewsTV.com di lokasi aksi.

Johandi memastikan, JMI Kalbar akan membentuk tim investigasi independen untuk menelusuri dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi. Tim tersebut akan turun langsung ke lapangan guna memantau titik-titik distribusi dan memastikan data sesuai fakta di lapangan.

“Kasus ini sudah kami masukkan dalam daftar investigasi prioritas JMI Kalbar. Dalam waktu dekat kami akan pantau langsung distribusi BBM bersubsidi. Jika ada bukti kuat, data dan nama akan kami buka ke publik,” ujar Johandi menegaskan.

Ia juga menyoroti langkah Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang memberi waktu satu bulan untuk pembenahan sistem distribusi BBM. Menurut Johandi, waktu tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dugaan mafia migas.

Aksi sopir truk di Bundaran Alianyang ini menjadi simbol perlawanan rakyat kecil terhadap ketidakadilan energi. Publik kini menanti, apakah pemerintah dan aparat benar-benar akan bertindak, atau justru membiarkan permainan distribusi BBM bersubsidi terus berlanjut.


🎙️ Reporter: Win – NetNewsTV Kalimantan Barat
📍 Lokasi: Bundaran Alianyang, Kabupaten Kubu Raya
📸 Sumber: JMI DPD Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *