• Rab. Mei 13th, 2026

APMS 66.06.23 Kapuas Hulu Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Harga Tembus Rp4 Juta per Drum

Bynetnewstv.com

Mei 12, 2026

NNTV.COM – Kapuas Hulu, Kalbar – Dugaan praktik mafia BBM subsidi mencuat di APMS 66.06.23 wilayah Sungai Besar, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. APMS tersebut diduga memainkan distribusi solar subsidi secara tertutup dan menjualnya hingga mencapai Rp4 juta per drum untuk kepentingan aktivitas tambang. Selasa, (12/5/2026).

Tim investigasi media menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Pada siang hari APMS disebut selalu tutup dengan alasan stok habis.

Namun pada malam hari, aktivitas distribusi solar justru diduga berlangsung diam-diam dengan kondisi lampu dimatikan agar tidak terlihat masyarakat.

Warga menduga solar subsidi yang seharusnya menjadi hak rakyat justru dialihkan untuk kebutuhan tambang dengan harga tinggi demi keuntungan kelompok tertentu.

Kecurigaan publik semakin menguat setelah nomor APMS 66.06.23 disebut tidak ditemukan dalam penelusuran digital sebagaimana APMS atau SPBU resmi lainnya yang biasanya menampilkan identitas perusahaan dan legalitas operasional.

Selain itu, beredar informasi di masyarakat bahwa pengawas APMS tersebut diduga memiliki hubungan keluarga dengan seorang pejabat daerah berinisial D. Namun hingga kini belum ada klarifikasi resmi terkait informasi tersebut.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, Polres Kapuas Hulu, Polsek setempat, pihak Pertamina⁠, Pertamina Patra Niaga⁠, serta Dinas Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Warga menilai negara tidak boleh kalah terhadap dugaan mafia solar subsidi yang diduga merampas hak masyarakat kecil demi keuntungan pribadi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola APMS maupun instansi terkait atas dugaan tersebut.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan?